Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengertian DIKDIN, Tahapan Pendaftaran DIKDIN, Jadwal Pendaftaran DIKDIN 2022

Pengertian DIKDIN, Tahapan Pendaftaran DIKDIN, Jadwal Pendaftaran DIKDIN Update 09 Oktober 2021

Pengertian Sekolah Kedinasan

Sekolah kedinasan (dikdin) adalah pendidikan perguruan tinggi yang memiliki ikatan dinas dengan kementrian-kementrian dan ketika lulus langsung diangkat menjadi Aparatur sipil negara.

Tahapan Sekolah Kedinasan

Pendaftaran Sekolah kedinasan atau dikdin mempunyai 5 tahapan yang harus dilalui agar mereka lulus. 
  1. Pendaftaran Dikdin
    a. Pembuatan Akun


    Pelamar yang ingin mndaftar Sekolah kedinasan hars membuat akun sscasn terlebih dahulu. Caranya, peserta silahkan mengakses https://sscasn.bkn.go.id/. kemudian klik daftar/registrasi.
    Kemudian peserta disilahkan mengisi form Pendaftaran Akun SSCASN DIKDIN, Masukan NIK, No KK, Nama Sesuai KTP,  Tanggal lahir sesuai KTP, Kabupaten/Kota sesuai KTP. Dan terakhir Masukan Kode Captcha. Jika terjadi eror karna kesalahan NIK/No KK silahkan teman-teman  hubungi kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Setelah data sudah diisi dengan benar, silahkan klik lanjutkan.

    Lalu peserta diminta melengkapi data Alamat (sesuai dengan KTP), Tempat Lahir Isi Kabupaten/Kota (sesuai dengan ijazah) Tanggal Lahir Isi (sesuai dengan ijazah), Jenis kelamin,  E-mail (e-mail aktif dan valid), Password, Konfirmasi Password, Pertanyaan Pengaman, Pertanyaan Pengaman 2, Masukan kode Captcha yang tampil di layar.
    Selain itu upload foto berlatar belakang merah dengan format JPG dan berukuran tidak lebih dari 200kb.
    Periksa kembali data, jika dirasa sudah benar klik proses pendaftaran akun. tetapi jika masih ada data yang salah silahkan klik kembali. Kemudian klik Cetak Informasi Pendaftaran sebagai bukti bahwa teman-teman sudah membuat akun dan klik juga Lanjutkan Login Pendaftaran.

    b. Memilih sekolah, mengisi biodata dan mengunggah dokumen

    Setelah selesai proses pembuatan akun, peserta diminta login kembali pada website  https://sscasn.bkn.go.id/. Kemudian masukan NIK dan Password yang dilakukan saat pendaftaran akun. Jika sudah login, Peserta diminta mengupload swafoto(selfi diri) dengan memegang KTP dan Kartu Informasi Akun yang sudah dicetak. Swafoto tersebut diharuskan berformat JPG dan berukuran minimal 120kb dan maksimal 200kb.
    Peserta diminta mengisi formasi(sekolah) pertama pilih sekolah dan formasi dulu dan tekan tombol pilih. Kemudian teman-teman diharuskan mengisi data SMA/SMK teman-teman. dan tekan tombol selanjutnya
    Selanjutnya teman-teman diminta mengisi data nilai. Silahkan teman-teman ikuti petunjuk yang ada dibawah ketika mengisi nilai.
    Pada pengisian Biodata Pelamar harus melengkapi kolom-kolom yang tersedia dengan benar. Pelamar juga dapat memperbaiki Nama Sesuai Ijazah, Tempat Lahir sesuai Ijazah, Tanggal Tanggal Lahir sesuai Ijazah, E-mail pada form ini.
    Data Diri Pelamar berisi Alamat Domisili, Provinsi, Kab/Kota Domisili, Akun Media Sosial, Catatan Prestasi, Jumlah Saudara Kandung (termasuk pelamar), Suku Bangsa, Tinggi Badan dalam centimeter, Berat Badan dalam kilogram, Golongan Darah, Status Perkawinan, Agama, Nomor Telepon, Nomor Ponsel, Nomor Kontak Orang Tua/Wali.
    Data Diri Orang Tua berisi: NIK Ayah, Nama Ayah, Tempat Lahir Ayah, Tanggal Lahir Ayah, Pekerjaan Ayah, Gaji Ayah, Alamat Domisili Ayah, Status Hidup Ayah, NIK Ibu, Nama Ibu, Tempat Lahir Ibu, Tanggal Lahir Ibu, Pekerjaan Ibu, Gaji Ibu, Alamat Domisili Ibu, Status Hidup Ibu.
    Yang terakhir pelamar diminta mengunggah dokumen. Pastikan teman-teman sudah mengisinya dengan benar, mulai dari berkas apa yang diminta, format, serta ukuran file. Jika semua dokumen sudah diisi dengan benar, silahkan klik selanjutnya.
    Sebelum mengakihiri pendaftaran teman-teman diminta mengecek kembali data dan berkas yang sudah diisi serta diunggah pada menu resume. Silahkan centang kotak kecil pada samping data. Jika dirasa sudah benar semua Klik Akhiri Proses Pendaftaran

  2. Seleksi Berkas
    Setelah melakukan pendaftaran melalui website sscasn, peserta harus menunggu pengumuman seleksi berkas. Jika berkas dan data yang dikirimkan sudah benar maka peserta di nyatakan lolos dan bisa melanjutkan ketahapan selanjutnya, namun jika berkas dan data yang diberikan salah maka peserta dinyatakan gagal. Oleh karna itu sebelum mengisi dan mengupload berkas yang diminta, calon peserta dikdin harus benar-benar mempersiapkannya.


  3. Pembayaran
    Pembayaran ini bisa dilakukan jika peserta sudah dinyatakan lulus seleksi berkas. Besaran biaya pendaftaran serta tata cara pembayaran silahkan cek di website masing-masing sekolah/instansi. Karna setiap instansi berbeda-beda. Setelah melakukan pembayaran Teman-teman baru bisa mencetak Kartu ujian yang digunakan Untuk Ujian SKD. 

  4. SKD (Seleksi Kompetensi Dasar)
    Skd adalah tahap selanjutnya, jika peserta dinyatakan lolos seleksi berkas. Jika di SBMPTN Skd ini mirip dengan UTBK.
    Nantinya SKD ini berisi 3 jenis soal, TWK (Tes Wawasan Kebangsaan), TIU (Tes Intelegensi Umum) dan TKP (Tes Kompetensi Pribadi).
    Apa saja yang dibahas 3 jenis soal tadi dalam SKD Sekolah kedinasan atau dikdin? Tes Wawasan Kebangsaan atau TWK membahas mengenai Nasionalisme, Integritas, Bela Negara, Pilar Negara dan Bahasa Indonesia. Selanjutnya Tes Intelegensi Umum berisi materi seputar Kemampuan Numerik: Berhitung, Deret Angka, Perbandingan Kuantitatif, Soal Cerita ,Kemampuan Figural: Analogi Gambar, Ketidaksamaan, Serial. Dan yang terakhir Tes Karakteristik Pribadi Pelayanan Publik ,Jejaring Kerja, Sosial Budaya, TIK, Profesionalisme.
    Waktu pengerjaan tes SKD ini adalah 100 menit atau 1 jam 40 menit dengan jumlah soal 110 soal, dengn jumlah masing-masing TWK 30 soal, TIU 35 soal, dan TKP 45 soal. Untuk penilaiannya sendiri setiap soal yang benar akan mendapat poin 5 dan tidak ada pengurangan poin jika menjawab salah. Selain itu, untuk TKP nantinya 5 pilihan jawaban memiliki poin semua dengan poin tertinggi 5 dan poin terendah 1.
    Seleksi Kompetensi Dasar ini memiliki nilai minimal atau passing grade. Pasing Grade atau nilai minimal dari TWK adalah 65, TIU 80, dan TKP 156. Jika peserta mendapatkan nilai di bawah pasing grade ketika Tes SKD maka peserta dinyatakan gagal. Namun jika peserta berhasil mendapat nilai di atas pasing grade, peserta tidak langsung dinyatakan lulus dan bisa mengikuti tes selanjutnya. Hasil nilai tersebut nantinya akan dilakukan perangkingan dan akan diambil sesuai jumlah yang diusulkan oleh masing-masing instansi.
    Tips untuk berhasil dalam SKD ini adalah teman-teman harus mulai berlatih dari jauh-jauh hari, karna pada dasarnya SKD untu sekolah kedinasan ini sama dengan CPNS teman-teman bisa belajar pada web ini melalu menu CPNS-SKD-Latihan SKD.

  5. SKB (Seleksi Kompetensi Bidang)
    SKB ini mirip dengan TPA atau Tes Potensi Akademik pada SBMPTN. Peserta nantinya akan di uji atau di tes sesuai dengan formasi atau jurusan yang teman-teman ambil. Berbeda dengan TPA yang hanya menguji dengan soal-soal umum, pada SKB sekolah kedinasan atau dikdin ini peserta akan di tes benar-benar dengan soal yang sesuai, jadi jika ada 2 teman yang mendaftar dikdin atau sekolah kedinasan ini tetapi mengambil instansi atau formasi yang berbeda, maka ketika SKB pun akan mendapatkan soal yang berbeda pula.
    Tapi perlu teman-teman ketahui SKB ini tidak dilaksanakan oleh semua instansi, terdapat beberapa instansi yang tidak mengadakan SKB.

  6. Kesamaptaan
    Samapta atau tes kesehatan adalah tes fisik untuk menguji kemampian dari fisik kita. Setiap instansi biasanya menerapkan jenis sampta yang berbeda-beda, namun umumnya samapta berisi tes lari dalam waktu 12/14 menit, push up 1 menit, sit up/pull up 1 menit, dan terakhir shutle run atau lari membentuk angka 8. Pada tes kesamaptaan ini, nantinya peserta akan berlomba untuk mendapatkan hasil terbaik agar bisa melaju ketahap selanjutnya.

  7. Tes Psikotes dan Wawancara
    Tes terakhir ini sebenarnya cukup mudah, tetapi terkadang teman-teman sudah takut terlebih dahulu terlebih saat wawancara. Rasa takut tersebut bisa membuat teman-teman grogi pada saat diwawancara, yang mengakibatkan teman-teman tidak konsentrasi dan tidak dapat menjawab dengan baik.

Jadwal Pendaftaran DIKDIN 2022

  • Pengumuman Pendaftaran Dikdin: April 2022
  • Pendaftaran Peserta Dikdin: April 2022
  • Ujian SKD: Mei-Juni 2022
  • Seleksi Lanjutan: -

Posting Komentar untuk "Pengertian DIKDIN, Tahapan Pendaftaran DIKDIN, Jadwal Pendaftaran DIKDIN 2022"