Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Perhitungan Nilai Akhir SKD dan SKB CPNS


Perhitungan Nilai SKD dan SKB CPNS

Seperti yang kita ketahui Penerimaan CPNS memiliki dua tes seleksi, yang pertama adalah SKD atau Seleksi Kompetensi Dasar dan yang kedua adalah SKB atau Seleksi Kompetensi Bidang.

Setelah teman-teman melakukan pendaftaran CPNS teman-teman akan melalui seleksi admnistrasi, dimana dalam seleksi ini berkas yang teman-teman upload serta data yang teman teman isi saat pendaftaran CPNS apakah sesuai dengan persyaratan atau tidak, jika tidak langsung dinyatakan gagal dan jika benar teman-teman bisa mengikuti tahapan selanjutnya yakni SKD.


Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)

SKD atau Seleksi Kompetensi Dasar adalah tes pertama yang  akan teman-teman lalui. Tes ini berisi 3 jenis soal yakni TWK (Tes Wawasan Kebangsaan), TIU (Tes Intelegensi Umum) dan TKP (Tes Kompetensi Dasar). Tes ini berisikan 110 soal yang nantinya harus dikerjakan dalam waktu 90 menit. Tes SKD ini memiliki nilai minimum atau Passing Grade. 

Passing Grade untuk SKD umum saat ini adalah TWK 65, TKP 166, TIU 80. Jika teman-teman mendapat nilai dibawah tersebut maka teman-teman otomatis dinyatakan gagal. Tetapi jika teman-teman mendapatkan nilai diatas Passing Grade, teman-teman masih harus menunggu hasil dari perengkingan.

Dimana jumlah peserta yang akan diambil untuk mengikuti tes selanjutnya alias tes SKB adalah 3 kali dari jumlah formasi. Maksudnya jika formasi CPNS yang teman-teman lamar membutuhkan 2 orang, maka yang berhak mengikuti tes SKB adalah peringkat 1-6 dari jumlah hasil SKD(lulus Passing Grade). 

Lantas bagaimana jika peserta mendapatkan jumlah yang sama? Panitia akan mengurutkan berdasarkan nilai TKP yang terbesar, jika nilai TKP juga sama maka akan diurutkan bedasarkan nilai TIU.


Seleksi Kompetensi Bidang (SKB)

SKB atau Seleksi Kompetensi Bidang adalah tes yang akan teman-teman lalui setelah teman-teman berhasil melewati Passing Grade SKD CPNS dan masuk dalam rengking 3 kali jumlah formasi yang dibutuhkan. Selain itu, SKB ini juga merupakan seleksi terakhir yang teman-teman lalui pada saat pendaftaran CPNS.

Tes ini memiliki bentuk seleksi yang berbeda-beda pada setiap formasinya, ada yang Samapta, CAT, Wawancara, Psikotes, Kesehatan, dan lainnya. Bahkan tak jarang ada juga formasi yang memerikan seleksi lebih dari satu jenis.

Jadi untuk mgetahui jenis seleksi apa dan bagaimana alur Seleksi Kompetesi Bidang dari formasi CPNS yang teman-teman ambil, teman-teman harus melihatnya di website resmi dari instansi CPNS yang teman-teman pilih.


Perhitungan nilai SKD dan SKB CPNS

Seperti yang dijelaskan diatas, SKB merupakan seleksi terakhir dan setelah SKB dilaksanakan alur selanjutnya adalah pengumuman kelulusan CPNS. Meskipun SKB adalah seleksi terakhir dan dilaksanakan setelah SKD, tetapi untuk menentukan menentukan kelulusan setelah SKB bukan hanya berdasarkan besaran nilai SKB melainkan kalkulasi hasil dari nilai SKD dan Nilai SKB. Dimana bobot dari SKD adalah 40% dan SKB adalah 60%.


Cara menghitung

Untuk menghitung nilai SKD dan SKB CPNS menggunakan cara:

Nilai SKD dibagi nilai maksimal SKD, dikali 100, dikali dengan 40% kemudian ditambah hasil dari nilai SKB dibagi nilai Maksimal SKB, dikali 100, dikali dengan 60%.

Misal

NamaNilai SKDNilai Maksimal SKDNilai SKBNilai Mkasimal SKB
1Peserta CPNS A416550320400
2Peserta CPNS B400550335400
3Peserta CPNS C382550300400
4Peserta CPNS D370550365400
5Peserta CPNS E351550395400


  • Total nilai Peserta CPNS A = (416/550) x 100 x (40/100) + (320/400) x 100 x (60/100)
    = 0,76 x 100 x 0,4 + 0,8 x 100 x 0,6
    = 30,4 + 48
    = 78,4

  • Total nilai Peserta CPNS B = (400/550) x 100 x (40/100) + (335/400) x 100 x (60/100)
    = 0,73 x 100 x 0,4 + 0,84 x 100 x 0,6
    = 29,2 + 50,4
    = 79,6

  • Total nilai Peserta CPNS C = (382/550) x 100 x (40/100) + (300/400) x 100 x (60/100)
    = 0,69 x 100 x 0,4 + 0,75 x 100 x 0,6
    = 27,6 + 45
    = 72,6

  • Total nilai Peserta CPNS D = (370/550) x 100 x (40/100) + (365/400) x 100 x (60/100)
    = 0,67 x 100 x 0,4 + 0,91 x 100 x 0,6
    = 26,8 + 54,6
    = 81,4

  • Total nilai Peserta CPNS E = (351/550) x 100 x (40/100) + (395/400) x 100 x (60/100)
    = 0,64 x 100 x 0,4 + 0,99 x 100 x 0,6
    = 25,6 + 59,4
    = 85

Nilai Akhir

NamaNilai SKDNilai SKBNilai Akhir
1Peserta CPNS E 35139585
2Peserta CPNS D 37036581,4
3Peserta CPNS B 40033579,6
4Peserta CPNS A 41632078,4
5Peserta CPNS C 38230072,6

Posting Komentar untuk "Cara Perhitungan Nilai Akhir SKD dan SKB CPNS"